Senin, 1 Rabiul Awwal 1439 H / 20 November 2017 M

50 Peserta Dauroh Ilmiah Ansharusyariah Jateng Mantap Bermu’ahadah


KENDAL (Ansharusyariah.com) –Setelah mengikuti dauroh ilmiah selama beberapa bulan, 50 peserta pada pada Ahad (6/8/2017) mantap bermu'ahadah kepada Jama'ah Ansharusy Syariah sebagai wasilah untuk memperjuangkan Syariat Islam.

Mu'ahadah 50 peserta dauroh ilmiah tersebut diterima langsung oleh Amir Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Muhammad Achwan di Masjid SDIT Ulul Albab, Jl Bahari Weleri, Kendal.
 
Qoid Sariyah Dakwah Jawa Tengah, Ustadz Ahmad Ibnu Khaldun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mu'ahadah adalah bagian dari syari'at Islam. Mu’ahadah adalah bai’at shugro (kecil) yang diberikan kepada jama’ah untuk komitmen menjalankan dan memperjuangkan syariat Islam.
 
"Mu'ahadah ini adalah bagian dari syari'at Islam. Mu'ahadah atau yang disebut baiat sughro, baiat kecil, baiat amal adalah janji setia menjalankan progam ama'ah sesuai dengan kemampuan kita dan mentaati amir," papar Ustadz Ahmad.
 
Sementara itu, Amir Jamaah dalam tausyiahnya menjelaskan bahwa progam utama jamaah adalah pentingnya  berjuang dengan dukungan dan bersama umat.
 
"Berjuang dan berjihad tanpa dukungan umat hasilnya sporadis (tidak utuh), kalau umat sudah bersama kita  fikrohnya sama, sangat mungin kita akan bersatu dengan tanzim yang memungkinkan kita bersatu," tutur amir Jama'ah Ansharusy Syariah tersebut.
 
Puluhan a’do baru jamaah itu berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah, diantaranya Kendal, Solo, Temanggung, Wonosobo, Pati, Rembang, Pemalang, dll. (AR)