Senin, 6 Ramadhan 1439 H / 21 Mei 2018 M

Amir Ansharusyariah Jawa Tengah Ucapkan Terimakasih Atas Kunjungan Dari Koramil


Sukoharjo (Ansharusyariah.com) - Amir Jama'ah Ansharusy Syari'ah Jawa Tengah Ustadz Surawiya mengucapkan terimaksaih atas kunjungan dari Koramil Baki Sukoharjo dan Babinsa desa Waru.
 
"Saya ucapkan terimakasih atas kunjungan 2 petugas dari Koramil Baki dan Babinsa desa Waru komandan Darsana dan komandan Sudibyo, katanya kepada jurnalislam pada selasa,(13/2/2018) di Wisma Salimah Waru Baki Sukoharjo.
 
Menurutnya dengan kunjungan dan silaturahim seperti ini bisa mempererat hubungan dan menghilangkan kecurigaan.
 
"Dengan kunjungan ini akan mempererat hubungan dan menghilangkan kecurigaan dari pejabat bahwa ansharusyariah adlalah organisasi radikal atau yang mengajarkan paham sesat dan paham intoleran,jelasnya.
 
"Dengan kita memberikan buku- buku panduan yang di cetak dari Ansharusyariah, diharapakan pihak Koramil mendapatkan gambaran usaha dakwah kita kepada amasyarakat, terang ustadz yang juga pembina Da'i Salimah itu.
 
Lebih lanjut Ustadz Rowi menerangkan pembangunan moral dan fisik bangsa tidak hanya membutuhkan elemen elemen yang nasionalis pragmatis saja, namun Ansharusyariah yang berkiprah di dunia dakwah banyak memberikan sumbangsihnya, lha inilah yang perlu di ketahui bapak- bapak TNI, imbuhnya.
 
Sementara itu Sudibyo Babinsa Desa waru mengatakan belum tahu sepenuhnya tentang JAS, sepitas melihat Jama'ah Ansharusy Syari'ah adalah organisasi keagaaman yang tegas.
 
"Kita kan belum tahu  sepintas kita melihat orangnya tegas, karna memang tujuanya Jihad Fie Sabilllah, menegakkan kebenaran dan membrantas kemaksiatan", terangya.
 
 
"Sebagai seorang muslim saya juga senang dan siap  datang ketika ada pengajian ketika di undang dan juga siap untuk sosialisasi dan interaksi serta bisa bersinergi" lanjutnya.
 
Terakhir Sudibyo berharap dengan adanya JAS, kemaksiatan di masyarakat sedikit demi sedikit berkurang.
 
"Sehingga hal-hal yang mengarah maksiat judi dan miras mudah-mudahan dengan adanya JAS sedikit-sedikit terkikis dan punya rasa malu dengan perbuatan mereka sehingga mereka juga ikut menegakkan ajaran agama islam" tutupnya. (Ridho)