Kamis, 9 Muharram 1440 H / 20 September 2018 M

Silaturrahim ke Jawa Timur, Qiyadah Ansharusyariah Tegaskan Nikmatnya Hidup Berjama'ah


MALANG (Ansharusyariah.com) - Dalam program silaturrahim dengan anggotanya di Jawa Timur (29/03/2018) qiyadah markaziyah Jama'ah Ansharusy Syari’ah (JAS) tegaskan nikmatnya hidup berjama'ah. Bertempat di Graha Ukhuwah Islamiyah Kota Malang acara silaturahim tersebut diisi dengan tausiyah dari para assatidz.
 
Tausiyah pertama dari ustadz Muzayyin. Dia menegaskan bahwa berjama'ah di Indonesia berbeda dengan berjama'ah di Suriah dan Gaza.
 
"Berjama'ah itu diusahakan paling syar'i kemudian paling waqi' (realistis). Syar'i artinya secara ideal memenuhi tuntutan syariah itu belum mungkin" terangnya.
 
Lanjutnya, "Secara realistis, kita berjama'ah berdasarkan kemampuan di Indonesia. Kemampuan berjama'ah kita di Indonesia ini sudah benar, sebab berjama'ah di Indonesia akan berbeda dengan berjama'ah di Suriah dan di Gaza"
 
Imbuhnya, perbedaan realita menuntut perbedaan dalam mengambil dalil-dalil yang diterapkan dan disesuaikan dengan kemampuan.
 
"hidup berjama'ah itu nikmat yang harus selalu disyukuri. berjama'ah itu nikmat apalagi ketika tahu dalilnya. Dalilnya adalah "tangan Allah itu bersama berjama'ah." Berjama'ah itu serba mudah, serba berkah" pungkasnya.
 
Tausiyah kedua, Qoid Tarbiyah Markaz ustadz Ismail Abu Farhan, melanjutkan bahwa hidup berjama'ah merupakan nikmat dan rizki dari Allah SWT,
 
"Kita diberikan tiga nikmat sekaligus oleh Allah SWT, yang pertama nikmat pemahaman jihad fie sabilillah dengan pemahaman yang benar, kemudian yang kedua dikumpulkan Allah SWT dalam satu jama'ah, yang ketiga dikumpulkan Allah SWT dalam medan jihad pada hari ini" jelasnya mengutip ceramah Syaikh Abu Yahya Al Libby rahimahullah.
 
Silaturahim qiyadah markaziyah di Jawa Timur ini termasuk rangkaian program yang juga dilakukan di beberapa wilayah, termasuk wilayah Nusra di pekan sebelumnya dan Jawa Tengah setelahnya. (Bahri)