Ahad, 23 Zulhijjah 1440 H / 25 Agustus 2019 M

Me-Dan dan Yanmas Ansharu Syariah Bersinergi Bantu Masyarakat Kurang Mampu di Serang Banten


SERANG (ansharusyariah.com)- Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-Dan) bekerjasama dengan Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Jamaah Ansharu Syariah Banten mengadakan kegiatan aksi bakti sosial di kampung Kesatrian, Kaseman, Serang Banten, pada sabtu, (27/7/2019).

Sebanyak 46 kepala keluarga yang terdiri 3 anak yatim, janda-janda dan fakir miskin di kampung Kesatrian RT 04 RW 08 Kasemen mendapatkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan gratis.

Masyarakat setempat yang rata-rata bermata pencaharian buruh panggul kayu dan tidak menetap tersebut sangat antusias dan bahagia menyambut kedatangan bantuan relawan Me-Dan dan Yanmas Ansharu Syariah.

Mereka berharap kegiatan positif itu dalam rutin dilakukan di wilayah tersebut, pasalnya, selain membutuhkan bantuan pokok sembako kampung Kesatrian juga minim akan air bersih, masyarakat setempat harus membeli dengan biaya 3000 pergalon.

"Senang sekali dapat bantuan sembako, semoga tidak sekali ini saja. Namun selain sembako kami pun butuh air bersih karena untuk air bersih kita harus beli 3000 rupiah per galon," kata Tati salah satu warga.

Ketua RT dan tokoh masyarakat pun ikut mengapresiasi aksi sosial Tim Me-Dan dan relawan Yanmas, mereka berharapan agar tim Me-dan dan Yanmas tidak hanya membantu dari segi kebutuhan materil tapi juga tentang pemahaman agama yang bisa menjadi pondasi masyarakat dalam menghadapi ujian hidup.

"Jika kebutuhan pokok tentunya akan habis sekali pakai, namun jika dibarengi dengan memberi warga kami semangat dan pengetahuan agama, semoga itu bisa membuat warga kami menjadi sabar dalam menghadapi ujian hidup," ungkap Abdul Qodir ketua RT setempat dan diamini oleh salah satu tokoh masyarakat pak Muhyidin.

Sementara itu, Bendahara Tim Me-dan Roby Maulana meminta dukungan masyarakat khususnya para donatur.

"Agar kegiatan ini tetap berlanjut untuk tetap menebar manfaat dan silaturahim mengurangi kesulitan anak yatim, janda-janda dan fakir miskin," paparnya.



Reporter : Jumi