Senin, 1 Rabiul Awwal 1439 H / 20 November 2017 M

PRESS RELEASE JAMA'AH ANSHARUSY SYARI'AH ATAS TRAGEDI KEJAHATAN DAN GENOSIDA MUSLIM ROHINGYA


Bismillahirrahmanirrahiem

P R E S S   R E L E A S E
JAMA’AH ANSHARUSY SYARI'AH

Tentang :

TRAGEDI KEJAHATAN KEMANUSIAN DAN GENOSIDA MASYARAKAT MUSLIM ROHINGYA OLEH JUNTA MILITER MYANMAR DAN EKTRIMIS BUDHA

Download File:

 

 

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

 

Alhamdulillah wash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’in

Amma ba’du

إِنَّمَاٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٞ فَأَصۡلِحُواْ بَيۡنَ أَخَوَيۡكُمۡۚ وَٱتَّقُواْٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat”(QS. Al Hujurat: 10)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَ اشْتَكَى مِنْهُ عَضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal cinta dan kasih sayang mereka adalah seperti satu tubuh. Jika salah satu bagian tubuh merasa sakit, maka seluruh anggota badan akan merasa demam dan susah tidur” (HR. Muslim)

وَإِنِ ٱسۡتَنصَرُوكُمۡ فِي ٱلدِّينِ فَعَلَيۡكُمُ ٱلنَّصۡرُ

“Dan jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan.” (QS Al-Anfâl: 72)

أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ

Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.” ( QS AL Hajj : 39)

Berulang- ulangnya tragedi Pengusiran dan pembantaian masyarakat Muslim Rohingya oleh Junta Militer Myanmar dan Ektrimis Budha yang telah berjalan berpuluh-puluh tahun, merupakan kejahatan kemanusiaan genosida yang serius dan tidak bisa dibenarkan dengan dalih apapun.

Sungguh kami meyakini, tidaklah mereka diperlakukan demikian hanya karena mereka  berkata : “Laa Ilaaha Illallaah, Muhamadurrasulullah”. Maka terjadilah atas mereka intimidasi, pengusiran dan pembakaran kampung kampung muslim ,pembantaian, pemerkosaan dan kebiadaban tiada tara telah mereka alami bahkan sejak bapak-bapak dan nenek moyang mereka.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian dan tindakan yang serius dari ummat ini dan berdasarkan fakta-fakta di atas karena itu maka Jamaah Ansharusy Syariah menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mengutuk keras terus berulangnya genosida masyarakat muslim Rohingya oleh pemerintah Myanmar dan Ekstrimis Budha.
  2. Mengajak kepada seluruh lapisan ummat untuk melakukan aksi kepedulian dan penggalangan dana untuk muslim rohingya.
  3. Apabila tidak segera menghentikan tindakan biadab berupa pengusiran dan genosida masyarakat Muslim Rohingya oleh rezim militer Myanmar dan Ekstrimis Budha, maka mendesak pemerintah Indonesia mengambil inisiatif memutus hubungan diplomatik, dan mengusir Duta Besar Myanmar dari Jakarta.
  4. Mendesak dunia internasional untuk memberikan sangsi politik dan ekonomi kepada pemerintah Myanmar karena telah melakukan kejahatan kemanusiaan berat dan pembiaran terhadapnya adalah merupakan diskriminasi politik Negara-negara Barat terhadap Islam dan kaum Muslimin.
  5. Mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk bersikap tegas dan melakukan langkah-langkah strategis untuk segera menghentikan pembantaian dan kekejaman militer Myanmar dan Ekstrimis Budha terhadap etnis Muslim Rohingya.
  6. Apabila tindakan diplomatik tidak dapat menghentikan kebiadaban pemerintah Myanmar dan Ekstrimis Budha terhadap masyarakat muslim Rohingya, maka Jamaah Anshorusy-Syari’ah  menganggap berulangnya tindakan biadab genosida terhadap muslim Rohingya tersebut adalah tindakan pelanggaran serius terhadap norma kemanusiaan yang harus disikapi sebagai penabuhan perang terhadap islam dan kaum muslimin, maka menyeru kaum Muslimin dan para mujahid supaya melaksanakan misi Jihad fi Sabilillah, guna menghentikan kemungkaran yang menimpa masyarakat Muslim Rohingya.

Demikian pernyataan sikap Jamaah Anshorusy-Syari’ah  ini disampaikan sebagai upaya amar ma’ruf nahi mungkar guna menghentikan kebiadaban dan kedholiman yang terjadi terhadap masyarakat muslim Rohingya di Myanmar. Semoga Allah SWT Menolong AgamaNya dan meninggikan derajat kaum Muslimin serta menghinakan mereka yang berbuat aniaya terhadap Islam dan Ummat Islam.

 

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Jakarta, 22 Shafar1438H/22 November 2016M.

Abdul Rahim Baasyir

(Juru Bicara Jama'ah Ansharusy Syari'ah)