Sabtu, 14 Sya'ban 1440 H / 20 April 2019 M

Seseorang Meninggal Sesuai Kebiasaan Hidupnya | Ustadz Abdul Hakim bin Seff

Seseorang Meninggal Sesuai Kebiasaan Hidupnya | Ustadz Abdul Hakim bin Seff

Dalam hidup, manusia pastilah memiliki sebuah kebiasaan yang senantiasa dijalani dan dilakukan, baik itu berupa kebiasaan baik maupun kebiasaan buruk. akan tetapi sebuah kebiasaan itu akan berpengaruh kepada kehidupan kita di dunia.

Seperti kita yang mempunyai kebiasaan baik, senantiasa melakukan kebaikan-kebaikan dan amal sholeh, maka hal itu akan memberikan pahala kepada kita dan memberikan manfaat untuk diri sendiri serta orang-orang yang ada di sekitar kita, hal itu juga akan membuat orang lain atau teman senantiasa menanti-nantikan kehadiran dan kedatangan kita.

Namun berbeda halnya jika kita mempunyai kebiasaan buruk yang senantiasa dilakukan, karena kebiasaan buruk akan merugikan kita yakni dekat dengan dosa dan jauh dari rahmat Allah Subhanahu Wa'ala. sebuah kebiasaan buruk juga akan membuat orang lain dan orang disekitar kita selalu waspada dan tidak menyukai akan kehadiran kita.

Selain berpengaruh kepada kehidupan kita di dunia, sebuah kebiasaan yang kita jalani ternyata juga akan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi cara kematian kita nanti.

Sebab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:


يُبعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ            


“Setiap orang akan dibangkitkan sesuai kematiannya.” (HR. Muslim)


Imam al-Hafizh Zainuddin Abdurrauf al-Munaawy rahimahullah berkata:


أي يموت على ما عاش عليه ويبعث على ذلك


Maksudnya adalah ia mati karena sesuai dengan kebiasaannya dan
karena sesuai dengan kebiasaannya dan dibangkitkan sesuai itu. (at-Taisir Bi Syarhi al-Jami’ ash-Shaghir: 2/859)

Oleh sebab itu saudaraku yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'ala, marilah dalam kehidupan kita ini kita isi dengan sebuah kebiasaan-kebiasaan dengan sebuah kebiasaan baik agar Allah Subhanahu Wata'ala memberikan akhir yang baik dalam kematian kita..