Relawan Ansharu Syariah Bersama Lintas Komunitas Bersihkan Sungai Taman Pancing Denpasar
DENPASAR (ansharusyariah.com)— Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan sejumlah komunitas dan relawan di Kota Denpasar, Bali. Relawan Ansharu Syariah, Forum Me-Dan Indonesia, Muslimat Ansharu Syariah, Yayasan Selalu Ada Kabar Baik, serta Relawan Gojek Lowo Ijo bergotong royong membersihkan sampah di bantaran Sungai Taman Pancing Timur, Denpasar Selatan, Ahad (23/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. Para relawan terlibat langsung mengumpulkan sampah, membersihkan area bantaran, serta merapikan lingkungan di sekitar aliran sungai.
Dengan semangat gotong royong, peserta dari berbagai komunitas bekerja bersama dalam kegiatan tersebut. Sinergi lintas komunitas ini sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Ketua Relawan Ansharu Syariah Bali, Asrori, mengatakan aksi bersih-bersih tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan sosial sesaat, tetapi diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Bali adalah rumah kita bersama. Karena itu, sudah seharusnya kita menjaganya dengan sepenuh hati. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sungai bukan tempat pembuangan sampah,” ujar Asrori.
Menurut Asrori, kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan. Sampah yang masuk ke sungai dapat mencemari air, mengganggu ekosistem, menghambat aliran sungai, hingga meningkatkan risiko banjir.
Ia pun mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah-langkah sederhana, salah satunya dengan membuang dan mengelola sampah pada tempatnya.
Pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan juga sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:
“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.” (HR. Muslim no. 91).
Asrori berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bali.
“Mari kita mulai dari diri sendiri, dari rumah kita sendiri, dan mulai hari ini. Jaga kebersihan, jaga Bali untuk kebaikan bersama. Bersinergi dalam kebaikan untuk Bali yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Gojek Lowo Ijo, Mas Adi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap aksi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak masyarakat dan komunitas.
“Harapan kami, semoga kegiatan ini bisa berkesinambungan untuk menjaga kebersihan Bali. Kami siap berpartisipasi kembali di lain kesempatan,” tuturnya.
Aksi gotong royong tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Menjaga kebersihan sungai berarti turut menjaga sumber kehidupan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, serta merawat lingkungan sekitar merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga Bali tetap bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.
Reporter: Hedy