News

Ansharu Syariah Banten Dorong Dakwah Adaptif Lewat Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence

SERANG (ansharusyariah.com)— Jamaah Ansharu Syariah Banten terus mendorong penguatan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk dakwah digital yang digelar pada Ahad (25/1/2026) di TPA Al-Muhajirin, Salira, Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini menghadirkan Suhanda, S.Kom, selaku tim redaksi dan manajemen jurnalislam.com, sebagai narasumber utama. Workshop diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah, di antaranya Majmuah Pulo Ampel, Citangkil, dan Serang, yang terdiri dari para dai, aktivis dakwah, serta pegiat media Islam.

Dalam pemaparannya, Suhanda menekankan pentingnya pemahaman teknologi digital di kalangan pegiat dakwah. Menurutnya, perkembangan AI tidak dapat dihindari dan justru harus dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat yang semakin akrab dengan dunia digital.

“Dakwah hari ini menghadapi tantangan yang berbeda. Masyarakat, khususnya generasi muda, lebih banyak mengakses informasi melalui media digital. Karena itu, dakwah harus mampu hadir di ruang-ruang tersebut dengan konten yang berkualitas, menarik, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam,” kata Suhanda.

Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu dalam penyusunan materi dakwah yang lebih sistematis, mulai dari pembuatan kerangka khutbah jumat, pengolahan ide kajian, hingga pengemasan pesan dakwah dalam bentuk visual dan audio-visual yang lebih komunikatif.

Dalam sesi praktik, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan flyer kajian menggunakan aplikasi Canva, teknik pengeditan gambar untuk kebutuhan media dakwah, serta pembuatan video dakwah singkat menggunakan aplikasi CapCut.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan AI sebagai asisten dalam menyusun materi khutbah dan konten dakwah, dengan tetap menekankan pentingnya verifikasi dan tanggung jawab ilmiah.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Diskusi juga menyoroti pentingnya etika dalam penggunaan teknologi, agar pemanfaatan AI tidak menggeser peran dai, melainkan menjadi sarana pendukung dakwah yang lebih efektif.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen Ansharu Syariah Banten dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang dakwah. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab.

“Penguasaan teknologi menjadi kebutuhan bagi pegiat dakwah. Namun yang paling utama adalah menjaga kemurnian pesan Islam. Teknologi harus menjadi alat bantu, bukan tujuan,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Kedepan, Ansharu Syariah Banten berencana menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkelanjutan dengan materi yang lebih mendalam, guna memperluas literasi digital dan memperkuat dakwah Islam di era modern.

Lihat lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button