Jamaah Ansharu Syariah Bali Ikut Pelatihan Driver Relawan Ambulans Bersama Crisis Center MUI Bali
DENPASAR (ansharusyariah.com)– Crisis Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali menggelar Pelatihan Driver Relawan Ambulans di Musholla Joglo Kalifa, Jalan Gunung Talang I No.23, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, pada Ahad (24/8/2025). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WITA hingga 15.00 WITA dan diikuti ratusan relawan pengemudi ambulans dari berbagai daerah di Bali.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, Gede Adhitiana dari Kesbangpol, yang mewakili Wakil Gubernur Bali Giri Prasta. Pelatihan juga menghadirkan tiga pemateri, yakni I Dewa Made Oka Mahendra, S.Sos., M.I.Kom., dari BNPB Kota Denpasar, Ns. I Komang Oky Ari Wibawa, S.Kep., serta I Kadek Arta Putra.
Ketua Crisis Center MUI Provinsi Bali yang juga Ketua Panitia, Bambang Widjanarko, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh relawan yang hadir.
“Terima kasih kepada tim ambulans di seluruh Bali yang telah mengikuti pelatihan ini. Harapan kami, para driver relawan tidak hanya memahami etika berkendara ambulans, tetapi juga memiliki kemampuan menangani kegawatdaruratan di jalan,” ujarnya.
Bambang menambahkan, pelatihan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar-pengelola ambulans serta memperkuat kerja sama antara Crisis Center MUI dengan Pemerintah Provinsi Bali.
“Dengan adanya pelatihan ini, jika terjadi kondisi darurat, relawan bisa berperan aktif dalam penanganan,” tegasnya.
Salah seorang peserta, Asrori, mengaku bersyukur dengan adanya pelatihan tersebut.
“Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar-driver dan relawan. Semoga pelatihan seperti ini bisa diadakan lagi tahun depan,” katanya.
Amir Jamaah Ansharu Syariah Mudiriyah Bali, ustadz Eko Teguh, yang turut hadir dalam pelatihan, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para relawan.
“Alhamdulillah, pelatihan ini menambah kemampuan kami di bidang kerelawanan, khususnya terkait pertolongan pertama pada kecelakaan dan aturan membawa pasien dengan ambulans. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat dipraktikkan ketika dibutuhkan di lapangan,” tuturnya.
Reporter: Hedy