News

Dari Muskerwil ke Jalanan, Ansharu Syari’ah Jakarta Siapkan Dakwah Aplikatif untuk Umat

BOGOR (ansharusyariah.com)— Jama’ah Ansharu Syari’ah Wilayah Jakarta menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) tahunan di Gedung Pusdiklat Al Furqon, Cileungsi, Bogor, pada Sabtu–Ahad (13–14/12/2025). Muskerwil ini mengusung tema “Realisasi Dakwah di Wilayah Jakarta sebagai Wujud Syukur atas Nikmat Islam”.

Muskerwil yang berlangsung selama dua hari tersebut tidak hanya menjadi agenda perencanaan internal, namun juga menegaskan arah dakwah Jama’ah Ansharu Syari’ah Wilayah Jakarta yang akan lebih turun langsung ke tengah masyarakat, dengan fokus pada dakwah aplikatif di ruang-ruang publik.

Amir Ansharu Syari’ah Wilayah Jakarta, Ustadz Muhammad Wildan, S.Hi, menyampaikan bahwa realisasi dakwah merupakan bentuk syukur atas nikmat Islam, yang diwujudkan melalui kehadiran jama’ah di tengah umat, bukan sekadar dalam forum-forum terbatas.

“Dakwah harus hadir di tempat umat berada. Dari musyawarah inilah kami menyiapkan langkah agar Al-Qur’an semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu fokus utama hasil Muskerwil adalah penguatan dakwah berbasis pendekatan langsung, seperti program tahsin Al-Qur’an di ruang publik atau Tahsin On The Street. Program ini dirancang sebagai sarana edukasi Al-Qur’an yang terbuka, ramah, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Dakwah Al-Qur’an di ruang publik bertujuan menghilangkan jarak antara da’i dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an melalui pendekatan yang sederhana dan humanis.

“Ketika masyarakat sibuk dengan aktivitasnya, di situlah dakwah hadir. Kami ingin Al-Qur’an bisa dirasakan dekat, menenangkan, dan membimbing,” ungkapnya.

Melalui Muskerwil ini, Ansharu Syari’ah Wilayah Jakarta berkomitmen mendorong para adho untuk aktif turun ke lapangan, memperluas jangkauan dakwah, serta menjadikan ruang publik sebagai media syiar Islam yang membawa manfaat dan keberkahan bagi umat.

Rangkaian kegiatan Muskerwil ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Abu Latif, sebagai bentuk tawakal agar setiap program dakwah yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Reporter: Ahmad Mawardin

Lihat lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button