Ucapan Selamat dan Seruan Kebaikan dalam Rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلى آله وصحابته ومن اتبعهم بإحسان إلى يوم الدين أما بعد
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Kedatangan 1 Muharam 1448 H merupakan keistimewaan dan mengandung makna mendalam dari segi historis maupun tatapan masa depan. Orang yang pertama kali menetapkan kalender Hijriyah adalah tokoh besar Kholifah Umar bin Khattab radhiyallah anhu berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad shallallahu alaih wa sallam sebagai Tahun kesatu Hijriyah. Fakta historis ini menunjukkan keterkaitan yang kuat antara pergantian tahun hijriyah dengan sejarah hijroh Nabi Shalallahu alaihi wa Sallam.
Pemaknaan hijrah tidak hanya perpindahan fisik dari satu negeri ke negeri lain, namun juga perubahan esensial dari apa yang dimurkai Allah Ta’ala menuju apa yang diridhoiNya. Oleh sebab itu, muhasabah dalam bentuk introspeksi dan evaluasi terhadap amal perbuatan yang telah dilakukan selama satu tahun belakangan hendaknya direalisasikan dari tataran individual hingga bangsa dan negara. Dan selanjutnya menjadi bagian perbaikan rencana untuk tahun mendatang.
Atas nama Jama’ah Ansharu Syariah, saya sampaikan tahniah ucapan selamat tahun baru Islam 1 Muharam 1448 H, kepada seluruh umat Islam sebangsa dan setanah air.
Kepada ikhwan dan akhwat anggota Jama’ah Ansharu Syariah, marilah kita bermuhasabah dengan penuh ketulusan dan kejujuran. Sejauh mana komitmen dan konsistensi kita terhadap janji kita sebagai anggota Jama’ah. Apakah kita telah memaksimalkan upaya iqomatuddin ? Seberapa besar kontribusi kita untuk kemaslahatan keluarga dan masyarakat selama eksis dalam Jama’ah ? Apakah kita telah menjadi suritauladan akhlak mulia ditengah masyarakat?
Apabila selama setahun belakangan kita telah dianugerahi kenikmatan maka bersyukurlah kepada Allah Ta’ala, dan apabila mengalami musibah maka hendaknya bersabar.
Ketahuilah, keajaiban setiap orang beriman dalam mengarungi hidup ini disebabkan sifat syukur dan sabar yang dimilikinya.
Mari kita berazam untuk meningkatkan istiqomah dalam mempelajari, mengamalkan dan mendakwahkan Dienullah pada tahun mendatang.
Kepada saudara-saudaraku sesama umat Islam, baik sebagai warga masyarakat biasa maupun jajaran pemerintah. Hari demi hari kita saksikan derita dan musibah melanda saudara-saudara kita di Palestina. Seberapa besar kepedulian dan amal nyata telah kita kerahkan untuk mengurangi derita mereka? Ini bukan hanya kewajiban Agama namun telah meluas menjadi tragedi kemanusiaan, bukan perang antar negara tetapi aksi genosida yang dilakukan otoritas zionis Israel terhadap rakyat Palestin yang tak berdaya.
Kita juga saksikan aksi penyerangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang sangat berdampak terhadap situasi global. Keserakahan dan nafsu kekuasaan selalu menjadi penyakit kronis yang diidap negara-negara adikuasa. Apakah kita telah kerahkan seluruh kemampuan untuk merealisaskan keinginan luhur para pendiri negara ini dalam menciptakan perdamaian dunia?
Sementara situasi dalam negeri masih menuntut keprihatinan mendalam. Kejahatan kerah putih berupa korupsi bukan meredup bahkan menggila dan melibatkan petinggi negara ditengah kesusahan rakyat mengais nafkah untuk menghidupi keluarganya. Hal ini diperparah dengan kejahatan jalanan dalam bentuk begal yang semakin marak diberbagai daerah bahkan di ibu kota. Seakan-akan hukum rimba telah berlaku di negeri ini. Si kuat memakan yang lemah.
Oleh sebab itu, marilah kita bersama-sama mengimplementasikan ajaran Islam yang mulia yaitu Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Perkuat niat menjadi penyeru kebaikan dan pencegah kejahatan dimanapun kita berada dalam kapasitas apapun. Jangan bungkam melihat kezholiman dan kemunkaran. Bangun gerakan sosial yang konstruktif untuk perubahan dan kebaikan bangsa dan negara.
Ingatlah, tanpa tindakan nyata Amar Ma’ruf Nahi Munkar, umat Islam tidak akan pernah menjadi solusi problem kebangsaan diberbagai lini kehidupan justru azab akan melanda seluruh negeri dan menimpa tidak hanya pelaku kejahatan namun juga yang berpangku tangan berdiam diri tak punya kepedulian.
Sabda Nabi Shalallahu alaihi wa Sallam:
“Demi Yang jiwaku berada ditanganNya, kalian benar-benar melakukan amar ma’ruf nahyi munkar atau (jika tidak) sungguh dikuatirkan Allah benar-benar akan menimpakan azab atas kalian lalu kalian berdoa tetapi tak akan direspon”.( HR. At-Tirmidzi dari Hudzaifah bin Yaman).
Dalam sabdanya yang lain : “Sungguh, bila masyarakat melihat pelaku kezholiman dan tidak ditindak, dikuatirkan Allah menjatuhkan hukuman merata dari sisiNya.”(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi dari Abubakr Ash-Shiddiq).
Semoga pada hari Tahun Baru Islam ini, Allah Ta’ala memberi kekuatan dan kesadaran kolektif kepada kaum muslimin dalam menegakkan kebaikan dan memberantas kejahatan.
Ya Allah, terimalah amal perbuatan baik kami dan ampunilah perbuatan buruk kami.
Ya Allah, kami mohon kebaikan urusan Dien kami yang menjadi pedoman kami, dan urusan dunia kami yang menjadi ladang kehidupan kami, juga akhirat kami tempat kami kembali. Amiin.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Selasa, 1 Muharram 1448 H | 16 Juni 2026 M
Jamaah Ansharu Syariah
Ustadz Imron Byhaqi
Juru Bicara
Download file PDF: