Sosialisasi Bahaya Valentine Day, Jamaah Ansharu Syariah Bentang Banner di Kota Lama Surabaya
SURABAYA (ansharusyariah.com)— Jamaah Ansharu Syariah Surabaya menggelar aksi simpatik bentang banner dalam rangka sosialisasi bahaya Valentine Day. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Kota Lama, tepatnya di area Taman Sejarah, Jl. Rajawali, Jembatan Merah, Surabaya pada Kamis, (12/2/2026)
Kegiatan ini diikuti oleh anggota personil jamaah bersama para simpatisan yang turut hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi moral generasi muda. Aksi dilakukan secara terbuka dengan membentangkan sejumlah banner di titik strategis kawasan tersebut agar pesan dapat terlihat oleh masyarakat yang melintas.
Adapun banner yang dibentangkan bertuliskan “Hari Valentine: Budaya Zina Berkedok Kasih Sayang”, “Jaga Hati, Jaga Iman, Muslim Sejati Tidak Ikut Valentinan”, serta “Saya Muslim Sukanya Pengajian Bukan Valentinan”.
Pesan-pesan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk edukasi dan pengingat agar umat Islam lebih selektif dalam mengikuti budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Perwakilan jamaah, Ustaz Anshar selaku anggota Jamaah Ansharu Syari’ah Surabaya, menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar penolakan, tetapi juga upaya preventif untuk menjaga generasi muda dari pengaruh pergaulan bebas yang sering kali dikaitkan dengan perayaan Valentine Day.
“Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya kaum muslimin, agar menjaga keluarganya dan anak-anaknya dari pengaruh bahaya Valentine Day. Perayaan ini banyak bertentangan dengan syariat Islam serta tidak sejalan dengan adat-adat ketimuran,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kasih sayang dalam Islam memiliki batasan dan aturan yang jelas, serta tidak dibenarkan apabila diekspresikan dengan cara yang melanggar norma agama.
Oleh karena itu, jamaah mengajak masyarakat untuk menumbuhkan budaya pengajian, pembinaan iman, serta kegiatan positif yang dapat memperkuat akhlak generasi muda.
Aksi berlangsung dengan tertib dan damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Para peserta juga menyampaikan pesan secara santun dan persuasif kepada warga yang melintas.
Melalui kegiatan ini, Jamaah Ansharu Syari’ah Surabaya berharap muncul kesadaran bersama untuk menjaga akidah, iman, serta kehormatan generasi muda dari pengaruh budaya yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran Islam.