Semangat Ukhuwah dan Khidmat Umat, Relawan Ansharu Syariah Banten Gelar Gotong Royong Perbaikan Akses Masjid
SERANG (ansharusyariah.com)— Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Relawan Ansharu Syariah Banten melalui kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada Ahad (24/5/2026). Kegiatan tersebut meliputi perbaikan jalan masuk Masjid Ibnu Abbas serta bersih-bersih ruangan kantor Relawan Ansharu Syariah Indonesia.
Sejak pagi hari, para relawan, anggota, dan simpatisan tampak hadir dengan penuh antusias membawa berbagai peralatan kerja. Mereka bahu-membahu memperbaiki akses jalan menuju masjid yang sebelumnya mengalami kerusakan, sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Selain perbaikan jalan, kegiatan juga diisi dengan kerja bakti membersihkan ruangan kantor relawan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan umat yang lebih nyaman serta tertata.
Koordinator kegiatan Abu Kholif menyampaikan bahwa gotong royong ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan nilai ukhuwah Islamiyah, kepedulian, dan semangat pengabdian kepada umat.
“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Ketika umat saling membantu dan saling menguatkan dalam kebaikan, maka akan tumbuh kekuatan sosial yang membawa keberkahan,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta terlihat saling membantu tanpa memandang latar belakang maupun usia. Sebagian relawan mengerjakan perbaikan akses jalan, sementara yang lain membersihkan area kantor dan menata perlengkapan operasional.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari para donatur dan anggota yang memberikan infak untuk membantu kebutuhan material, konsumsi, dan operasional selama pelaksanaan gotong royong berlangsung.
Bagi Relawan Ansharu Syariah Banten, kegiatan khidmat sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat. Melalui budaya gotong royong, mereka berharap semangat kepedulian dan pelayanan umat dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
“Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul” menjadi semangat yang terus dihidupkan dalam setiap kegiatan sosial dan pelayanan umat yang mereka lakukan.