Artikel

Menjaga Tauhid dari Pengaruh Berhala Modern

Oleh: Ustadz Budi Eko Prasetiya, SS

Menjaga tauhid dari pengaruh berhala modern di era digital saat ini menuntut kesadaran tinggi karena bentuk kesyirikan tidak lagi sekadar menyembah patung, melainkan keterikatan hati pada hal-hal duniawi yang mengalahkan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala Berhala modern meliputi hawa nafsu, teknologi, popularitas, harta, dan idola.

Beberapa upaya menjaga tauhid dari pengaruh berhala modern antara lain :

1. Memahami dan Menguatkan Tauhid
Mempelajari Tauhid Secara Konsisten: Memahami hakikat Tauhid Uluhiyah (hanya menyembah Allah), Rububiyah (yakin Allah pengatur), dan Asma wa Sifat agar tidak mudah goyah oleh ideologi lain.

Mengenali Bentuk Syirik Modern

Waspada terhadap riya (ingin dipuji) di media sosial, percaya pada zodiak/ramalan, atau bergantung pada kekuatan makhluk (manusia/teknologi).

2. Mengatur Hubungan dengan Teknologi dan Media Sosial

Memahami bahwa Teknologi adalah sebagai Alat, Bukan Tujuan. Menggunakan gawai untuk ibadah dengan berdakwah, amar makruf nahi munkar dan mengajak dalam maksimal berbuat kebaikan, bukan membiarkan diri lalai dengan teknologi hingga meninggalkan shalat atau zikir.

Sharing Konten (Tabayyun): Memfilter informasi agar tidak terpengaruh paham yang merusak iman dan moral.

3. Mengelola Hati dan Nafsu (Tazkiyatun Nafs)

Takut dan Berharap Hanya kepada Allah: Tidak menggantungkan nasib atau rasa aman pada jabatan, harta, atau popularitas.

Mendahulukan Allah (Prioritas): Menjadikan Allah sebagai pusat orientasi hidup, bukan mengejar “cuan” atau validasi manusia secara berlebihan.

Menghindari Fanatisme Idola: Mengagumi sosok idola (akademisi, artis, influencer) diperbolehkan selama tidak berlebihan hingga meniru perilaku yang haram dan mengabaikan syariat.

4. Tindakan Praktis Sehari-hari

Mendirikan Ibadah Wajib: Melaksanakan salat lima waktu dengan khusyuk sebagai bentuk nyata pengamalan tauhid uluhiyah.

Bertawakal: Berusaha maksimal namun berserah diri penuh kepada Allah, tidak mengandalkan diri sendiri atau manusia lain.

Berteman dengan Orang Saleh: Lingkungan sosial yang sehat membantu menjaga akidah dari pergaulan yang merusak.

Contoh yang berpeluang jadi Berhala Modern tanpa disadari :

Gadget atau Media Sosial: Membuat lupa waktu ibadah.

Hawa Nafsu atau Popularitas: Mengejar likes dan followers hingga menghalalkan segala cara.

Harta atau Jabatan: Menjadikan tujuan utama hidup.

Apa solusinya agar tidak terjebak pengaruh berhala modern?
Dengan memperkuat fondasi iman, manusia modern dapat membebaskan diri dari berhala-berhala palsu yang bersumber dari hawa nafsu.

Lihat lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button