Relawan Ansharu Syariah Solo Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sragen
SRAGEN (ansharusyariah.com)— Memasuki puncak musim kemarau panjang yang menyebabkan krisis air bersih di berbagai wilayah, Relawan Ansharu Syari’ah Solo bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang membutuhkan. Aksi sosial kemanusiaan ini dipusatkan di Desa Kowang, Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen, pada Rabu, (12/8/2026).
Bantuan ini disambut dengan antusias oleh warga setempat yang selama beberapa bulan terakhir kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari akibat sumur-sumur warga yang mulai mengering.
Warga Sambut Antusias Bantuan Air Bersih
Musim kemarau panjang yang melanda kawasan Sragen bagian utara, khususnya Kecamatan Sumberlawang, telah berdampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih. Sejumlah desa di wilayah ini mengalami krisis air, memaksa warga harus berjalan jauh atau mengandalkan droping air demi memenuhi kebutuhan memasak dan minum.
Dalam kegiatan baksos tersebut, armada tangki air bersih dikerahkan langsung ke titik-titik posko warga di Desa Kowang, Ngargotirto. Warga tampak membawa berbagai wadah seperti jerigen, ember, dan galon air secara tertib untuk mengantre mendapatkan pasokan air bersih gratis dari para relawan.
Komitmen Kemanusiaan Jaringan Relawan
Perwakilan Relawan Ansharu Syariah Solo, Faruq menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan kesulitan air bersih akibat kemarau.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat Desa Kowang dan sekitarnya yang terdampak kekeringan. Aksi ini sekaligus wujud nyata ukhuwah dan kepedulian relawan untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Pihak relawan juga membuka ruang kolaborasi bagi para dermawan yang ingin mendonasikan sebagian rezekinya untuk memperluas jangkauan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah lain di Sragen dan sekitarnya yang masih mengalami krisis air akibat kemarau panjang tahun ini.
Sementara itu, Ibu Sri (64) salah satu warga yang berdampak kekeringan mengungkapkan rasa Terima kasihnya atas bantuan air bersih. Dengan membawa jerigen bekas air mineral yang digendong, ia berharap dapat rutin mendapatkan air bersih, sebab merupakan kebutuhan utama.
“Kalau tidak ada air, bingung mas mau buat minum, masak tidak bisa. Kulo piyantun deso gunung kalau harus selalu beli tidak ada yang buat membeli, uangnya tidak ada,” katanya pada Relawan.
Relawan Ansharu Syariah Solo dalam kesempatan itu, juga menyerahkan ratusan pakaian layak pakai bagi warga Desa Kowang. Usai mengisi jerigen dan wadah air bersih, mereka memilih sejumlah oakaian yang bisa dimanfaatkan untuk aktifitas sehari-hari di kebun maupun di sawah.