PRESS RELEASE JAMAAH ANSHARU SYARIAH TENTANG PENOLAKAN KONSER ANDREA BOCELLI DI INDONESIA

Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad ﷺ, beserta keluarga, para sahabat, dan umatnya yang istiqamah mengikuti petunjuk beliau.
Mencermati pernyataan penyelenggara pada 27 Oktober 2026 bahwa konser Andrea Bocelli tetap akan dilaksanakan di Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026 dan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026, di tengah penolakan Majelis Ulama Indonesia dan berbagai elemen masyarakat.
Penolakan tersebut berkaitan dengan rekam jejak penampilan Andrea Bocelli dalam acara penggalangan dana Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) di Los Angeles pada 2010, sebagaimana tercatat dalam pemberitaan Jewish Journal tertanggal 10 Desember 2010 dan menjadi salah satu dasar keberatan MUI.
Dengan memperhatikan hal tersebut, kami Jamaah Ansharu Syariah menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
- Mengecam keras keputusan tetap melanjutkan konser Andrea Bocelli di Indonesia. Kami menilai keputusan tersebut mengabaikan keberatan ulama dan masyarakat serta mencederai solidaritas terhadap rakyat Palestina yang sedang memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya.
- Mendesak Pemerintah Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk meninjau kembali perizinan dan mengambil langkah sesuai kewenangannya guna membatalkan penyelenggaraan konser tersebut. Pemerintah hendaknya mendengar aspirasi masyarakat dan menunjukkan konsistensi dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 mengenai penghapusan penjajahan.
- Meminta pihak promotor, pengelola tempat, dan sponsor untuk menghentikan dukungan terhadap penyelenggaraan konser tersebut. Pertimbangan pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi hendaknya disertai tanggung jawab moral serta kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina.
- Mendukung sikap Majelis Ulama Indonesia yang meminta pembatalan konser Andrea Bocelli. Kami mengajak para ulama dan seluruh elemen umat Islam untuk memperkuat ukhuwah serta bersama-sama menyuarakan pembelaan terhadap rakyat Palestina secara tegas dan bertanggung jawab.
- Meminta Andrea Bocelli menyampaikan klarifikasi dan sikap terbuka mengenai keterlibatannya dalam acara penggalangan dana FIDF. Pesan perdamaian serta rencana bantuan kemanusiaan yang diumumkan penyelenggara hendaknya disertai jawaban atas keberatan tersebut. Kami memandang pengumuman bantuan belum menjawab persoalan yang menjadi dasar penolakan konser.
- Mengajak kaum muslimin untuk terus membantu perjuangan rakyat Palestina melalui doa, bantuan kemanusiaan, pendidikan masyarakat, dan penyampaian aspirasi. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa serta melarang tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Ma’idah ayat 2.
- Menyeru kepada seluruh anggota Jamaah Ansharu Syariah secara khusus agar menyampaikan penolakan dengan tertib, menjaga adab, memeriksa kebenaran informasi, serta menjauhi provokasi dan tindakan anarkis. Ketegasan dalam membela kebenaran hendaknya senantiasa disertai adab, kebijaksanaan dan tanggung jawab.
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan perlindungan dan pertolongan kepada rakyat Palestina, mengokohkan persatuan kaum muslimin, serta membimbing kita untuk senantiasa berpihak kepada kebenaran dan keadilan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Hasbunallahu wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir.
Jakarta, 28 Oktober 2026
Jamaah Ansharu Syariah
Juru Bicara
Ustadz Imrah Byhaqi
Download file PDF:




