Relawan Ansharu Syariah Bantu Pemulangan Jenazah Perantau Asal Wonogiri dari Bali
DENPASAR (ansharusyariah.com)— Relawan Ansharu Syariah kembali menunjukkan kepeduliannya dalam aksi kemanusiaan dengan membantu proses pemulangan jenazah seorang perantau asal Wonogiri, Jawa Tengah, yang meninggal dunia di Bali.
Informasi wafatnya almarhum diterima pada Ahad pagi (10/5/2026). Mendapat kabar tersebut, tim Relawan Ansharu Syariah bersama LAZNAS Dewan Dakwah Bali segera bergerak menuju RS Wangaya, Denpasar, untuk membantu proses penanganan dan pemulangan jenazah.
Bagi para relawan, tugas tersebut bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan bentuk pengabdian dan upaya memuliakan sesama muslim hingga ke peristirahatan terakhirnya.
Dalam prosesnya, Relawan Ansharu Syariah berkolaborasi dengan berbagai unsur relawan kemanusiaan lainnya, termasuk komunitas Meci Angi. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong dan penuh kepedulian, mulai dari pengurusan administrasi hingga pendampingan pemulangan jenazah.
Setelah proses di rumah sakit selesai, jenazah dibawa menuju Masjid Muhammad Denpasar untuk dimandikan dan dirawat sesuai syariat Islam. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut. Doa-doa dipanjatkan oleh para relawan yang turut mengiringi perjalanan terakhir almarhum.
Usai seluruh tahapan selesai, ambulans Forum Me-dan Indonesia diberangkatkan menuju Wonogiri, Jawa Tengah. Perjalanan panjang lintas pulau ditempuh melalui jalur darat demi memastikan almarhum dapat kembali dan dimakamkan di kampung halamannya.
Pada Senin siang, jenazah akhirnya tiba di rumah duka dan disambut isak tangis keluarga yang telah menanti kepulangan almarhum.
Salah satu anggota keluarga mengaku sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian para relawan yang telah membantu proses pemulangan hingga selesai.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua relawan yang membantu kepulangan almarhum. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan panjenengan semua,” ujar salah satu keluarga almarhum.
Relawan Ansharu Syariah, Rudi Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari komitmen relawan untuk terus hadir membantu masyarakat dalam kondisi apa pun, termasuk saat menghadapi musibah.
“Kami hanya berusaha menjalankan amanah kemanusiaan dan membantu sesama muslim. Semoga kehadiran relawan bisa meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ungkap Rudi.
Ia juga menyampaikan pesan reflektif agar peristiwa kematian menjadi pengingat bagi setiap manusia untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan.
“Cukuplah kematian menjadi pemberi peringatan terbaik bagi kita. Jika melihat jenazah tidak mampu melembutkan hati kita yang keras, lalu nasihat apa lagi yang bisa menyadarkan kita?” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Relawan Ansharu Syariah berharap dapat terus menjadi bagian dari aksi-aksi sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Reporter: Tri