News

Bantah Tudingan BNPT, Jamaah Ansharu Syariah Sambangi DPR Sampaikan Klarifikasi

JAKARTA (ansharusyariah.com) – Jamaah Ansharu Syariah melakukan audiensi dengan anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Gerindra Romo HM Muhammad Syafi’i pada Senin, (10/7/2023). Kedatangan mereka untuk menyampaikan klarifikasi terkait pernyataan Kepala BNPT yang menyebut Jamaah Ansharu Syariah masuk dalam jaringan organisasi teroris yang terafiliasi dengan Al-Qaeda.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Rycko Amelza Dahniel dalam Raker Komisi III DPR RI dengan BNPT dan BNN pada Rabu, (7/6/2023).

Rombongan Jamaah Ansharu Syariah yang terdiri dari Rois Siyasah Wal Alaqot Ustadz, Indra Martian, Aminul Aam, Ustadz Tri minjufrony, Amir Ansharu Syariah Jakarta Ustadz Gunadi dan Staf Siyasah Wal Alaqot Ahmad diterima Romo Syafi’i di Gedung Nusantara 1 Lantai 17 Ruang Rapat Fraksi Gerindra.

“Apa yang dituduhkan oleh pihak BNPT kepada Jamaah Ansharu Syariah tidak benar, kami Jama’ah yang terbuka, semua track record kami bisa dilihat dengan baik, tidak pernah kami melakukan teror, bahkan sejak Jamaah ini dibentuk, begitu banyak aksi sosial dan kemanusiaan yang kami lakukan untuk sesama anak bangsa,” papar Rois Siyasah Wal Alaqot Ustadz Indra Martian.

Pihaknya juga telah meminta klarifikasi kepada BNPT namun hingga saat ini belum ada respon.

“Bahwa Jamaah Ansharu Syariah sudah melakukan upaya dan komunikasi dengan BNPT untuk audensi terkait dengan apa dan siapa Jamaah Ansharu Syariah, namun sampai saat ini BNPT belum merespon, terkait dengan ajakan Jamaah Ansharu Syariah untuk audensi,” katanya kepada Romo Syafi’i.

“Insyaallah nanti dalam waktu dekat Jamaah Ansharu Syariah akan membuat surat kepada BNPT untuk meminta secara terbuka menerima kami karena BNPT yang sudah menuduh maka kiranya BNPT harus menjelaskan kepada kami dasar tuduhan tersebut,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Romo Syafi’i menyayangkan pernyataan BNPT yang selalu mencurigai kelompok Islam sebagai jaringan teroris. Menurutnya, umat Islam justru menjadi garda terdepan dalam memerdekaan Indonesia dari penjajahan.

“Terima kasih sebelumnya para Ustadz sudah memilih kami sebagai tempat beraudiensi, insyaallah apa yang disampaikan sejak tadi akan kami sampaikan juga ke pihak BNPT,” tutup Romo Syafi’i dalam pertemuan tersebut.

Dalam audensi tersebut, Jamaah Ansharu Syariah menyerahkan sejumlah buku tentang Aqidah, Visi Misi, dan Pandangan Kebangsaan dari Jama’ah Ansharu Syari’ah.

Reporter : Muhammad Mawardin

Lihat lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button